Melayani jasa service laptop dan instal panggilan surabaya. Blog ini juga berisi seputar informasi tentang komputer.

Cara Mengatasi Laptop Cepat Panas Dan Mati Sendiri

Cara Mengatasi Laptop Cepat Panas Dan Mati Sendiri

Akhir-akhir ini banyak beberapa temen dan pelanggan ane yang bertanya tentang cara mengatasi laptop cepat panas dan bahkan mati sendiri. Berawal dari hal tersebut, saya coba tuangkan dalam artikel kali ini. Simak sampai akhir postingan ya Sob!!!

cara-mengatasi-laptop-cepat-panas-dan-mati-sendiri


Sebenarnya ada beberapa faktor yang menjadi penyebab laptop cepet panas alias overheat. Bisa dari segi software atau bisa juga dari sisi hardware.Kita bahas satu persatu ya!

Software :
Penggunaan aplikasi yang melebihi batas kemampuan dari hardware ternyata juga bisa mengakibatkan overheat lho! Hal ini sangat masuk akal dan sering terjadi pada komputer atau laptop yang di operasikan melebihi batas maksimal dari speck hardware. Misalnya, kita punya notebook yang memiliki processor intel atom. Namun dipaksakan untuk menjalankan aplikasi yang cukup berat, misalnya aplikasi design atau game yang cukup berat. Nah... Tentu saja hal tersebut akan semakin memaksa kinerja hardware seperti processor serta chipset untuk bekerja secara maksimal, sehingga secara otomatis akan terasa panas. Maka dari itu, langkah paling bijak adalah, kita ketahui dulu seberapa batas maksimal speck laptop atau komputer yang kita miliki. Dengan demikian, kita bisa tahu, aplikasi-aplikasi apa saja yang berjalan dengan lancar sesuai dengan speck tersebut.

Hardware :
Saya rasa untuk penjelasan software, sudah cukup banyak para pengguna Lepi atau Kompi yang sudah mengerti. Namun, untuk segi hardware, kita juga perlu tahu. Bahwa, ketika kita menjalankan aplikasi atau program tertentu, menjadikan perangkat hardware saat beroperasi menjadi panas. Terutama untuk processor dan chipset. Maka dari itu, pada perangkat tersebut, hampir selalu dipasang sebuah sistem pendinginan atau cooling. Yakni berupa aluminium sebagai peredam panas dan fan sebagai penyedot panas untuk di buang keluar. Dan di sela-sela pendingin dan inti processor, diberi sebuah pasta atau thermal pad sebagai peredam panas daro processor. Hal yang paling sering terjadi adalah, pada kipas tersumbat oleh debu, sehingga akan menyumbat saluran pembuangan udara panas dari dalam, sehingga panas yang tersumbat tersebut akan mengakibatkan pasta menjadi kering. Jika kondisi ini berlanjut, maka, processor yang dilengkapi dengan sensor suhu, memiliki kemampuan untuk mematikan sistem jika suhunya melebihi batas maksimal dari kemampuan kinerja processor tersebut.

Maka dari itu, perlu dilakukan pembersihan secara berkala pada kipas dan penggantian pasta jika telah dirasa panas pada bagian tersebut. Tidak ada patokan pasti berapa lama rentan waktunya. Karena faktor debu dan suhu di sekitar kita juga bisa menjadi penyebabnya.

Demikian yang bisa saya bagian mengenai cara mengatasi laptop cepat panas dan mati sendiri. Moga bermanfaat untuk para pengunjung blog ini. Thanks telah mampir.


share this article to: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
Posted by Indra Taufiq, Published at 19.36 and have 0 komentar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar